Berikut makalah yang menjelaskan perbedaan dan persamaan psikologi dan psikiater dalam bidang pekerjaan, pendidikan, jabatan, tanggung jawab, diagnosa, metode nya :
Untuk materi bisa di download disini:
https://www.dropbox.com/s/74o8g830cnkvzx6/psikology-materi.pptx
- Perbedaan Pendidikan
- Psikologi
•Psikolog: mengikuti pendidikan
strata 1 jurusan psikologi.
•Lulus S1 mendapat gelar Sarjana Psikologi (S.Psi). Kemudian melanjutkan ke jenjang keprofesian psikologi, setelah
lulus mereka akan mendapat gelar keprofesian “Psikolog”.
•Keprofesian psikolog setara
S2. Jadi, dengan mengikuti perkuliahan di
Magister Profesi Psikologi, para lulusan akan mendapat gelar M.Psi sekaligus gelar profesi “Psikolog”.
•Spesialisasi, yaitu bidang psikologi klinis, psikologi pendidikan, dan psikologi industri-organisasi.
•Para psikolog
yang bekerja di
seting kesehatan atau Rumah Sakit kemudian mendapat sertifikasi sebagai psikolog klinis atau disebut “psikolog klinis”.
- Psikiater
•Psikiater: mengikuti pendidikan
strata 1 jurusan kedokteran.
•Lulus S1 mendapat gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked).
•Jenjang keprofesian
yang dikenal dengan istilah “Koas”, setelah
lulus mereka akan mendapat gelar keprofesian “Dokter”.
•Setelah mendapat gelar dokter, melanjutkan ke pendidikan spesialis kejiwaan sehingga setelah
lulus akan mendapat gelar “dokter spesialis kejiwaan” atau
yang disingkat “Sp.KJ”.
•Psikiatri adalah cabang ilmu kedokteran
yang spesialisasi di
ilmu kejiwaan. Gelar ditulis dr. Nama, SpKJ
2. Perbedaan Cara Therapy
- Psikologi
•Psikolog melakukan
therapy lebih fokus pada aspek sosial, seperti memberikan penanganan berupa terapi psikologi (psikoterapi)
•Diagnosa psikolog menggunakan bantuan tes-tes
psikologi
•Metoda penyembuhkan atau menghilangkan permasalahan kejiwaan, psikolog menggunakan terapi
konseling
dan intervensi.
•Psikolog juga melakukan intervensi dan konseling kepada lingkungan sosial
klien, yang dianggap memiliki pengaruh terhadap masalah klien.
•Tujuan jangka panjang theraphy ini untuk menghindari klien “kambuh” setelah
program terapinya selesai.
- Psikiater
•Psikiater melakukan
therapy obat-obatan (farmakoterapi) dan peralatan medik sehingga memiliki hak
untuk menulis
resep obat.
•Terapi obat-obatan ini hanya
boleh dilakukan oleh psikiater dengan latar belakang kedokteran (penanganan klinis)
•Psikiater fokus terhadap penyebab biologis dari permasalahan kejiwaan.
•Kejiwaan seseorang bisa disebabkan dan dipengaruhi oleh dua faktor besar, biologis dan psikososial (faktor lingkungan individu tersebut).
•Psikiater menggunakan diagnosa
pasien dan penyebabnya, dengan layaknya dokter, selain wawancara mereka akan melakukan pemeriksaan
fisik, seperti
CT scan
3. Persamaan
- Psikolog dan Psikiater sama-sama mendalami ilmu kejiwaan dan segala hal yang berhubungan dengan perkembangan manusia
- Memiliki konsentrasi praktik yang sama, berupa upaya penanganan, pencegahan, pendiagnosaan dan pemberian terapi
No comments:
Post a Comment