Wikipedia

Search results

Thursday, April 17, 2014

Perbedaan Psikology dan Psikiater


Berikut makalah yang menjelaskan perbedaan dan persamaan psikologi dan psikiater dalam bidang pekerjaan, pendidikan, jabatan, tanggung jawab, diagnosa, metode nya :

Untuk materi bisa di download disini:
https://www.dropbox.com/s/74o8g830cnkvzx6/psikology-materi.pptx

  1. Perbedaan Pendidikan
    • Psikologi

Psikolog: mengikuti pendidikan strata 1 jurusan psikologi.
Lulus S1 mendapat gelar Sarjana Psikologi (S.Psi). Kemudian melanjutkan ke jenjang keprofesian psikologi, setelah lulus mereka akan mendapat gelar keprofesianPsikolog”.
Keprofesian psikolog setara S2. Jadi, dengan mengikuti perkuliahan di Magister Profesi Psikologi, para lulusan akan mendapat gelar M.Psi sekaligus gelar profesiPsikolog”.
Spesialisasi, yaitu bidang psikologi klinis, psikologi pendidikan, dan psikologi industri-organisasi.
Para psikolog yang bekerja di seting kesehatan atau Rumah Sakit kemudian mendapat sertifikasi sebagai psikolog klinis atau disebutpsikolog klinis”.

  •        Psikiater


Psikiater: mengikuti pendidikan strata 1 jurusan kedokteran.
Lulus S1 mendapat gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked).
Jenjang keprofesian yang dikenal dengan istilahKoas”, setelah lulus mereka akan mendapat gelar keprofesianDokter”.
Setelah mendapat gelar dokter, melanjutkan ke pendidikan spesialis kejiwaan sehingga setelah lulus akan mendapat gelardokter spesialis kejiwaanatau yang disingkatSp.KJ”.
Psikiatri adalah cabang ilmu kedokteran yang spesialisasi di ilmu kejiwaan. Gelar ditulis dr. NamaSpKJ  

2. Perbedaan Cara Therapy
  • Psikologi
Psikolog melakukan therapy lebih fokus pada aspek sosial, seperti memberikan penanganan berupa terapi psikologi (psikoterapi)
Diagnosa psikolog menggunakan bantuan tes-tes psikologi
Metoda penyembuhkan atau menghilangkan permasalahan kejiwaan, psikolog menggunakan terapi konseling dan intervensi.
Psikolog juga melakukan intervensi dan konseling kepada lingkungan sosial klien, yang dianggap memiliki pengaruh terhadap masalah klien.

Tujuan jangka panjang theraphy ini untuk menghindari klienkambuhsetelah program terapinya selesai.

  •        Psikiater
Psikiater melakukan therapy  obat-obatan (farmakoterapi) dan peralatan medik sehingga memiliki hak untuk menulis resep obat.
Terapi obat-obatan ini hanya boleh dilakukan oleh psikiater dengan latar belakang kedokteran (penanganan klinis)
Psikiater fokus terhadap penyebab biologis dari permasalahan kejiwaan.
Kejiwaan seseorang bisa disebabkan dan dipengaruhi oleh dua faktor besar, biologis dan psikososial (faktor lingkungan individu tersebut).
Psikiater menggunakan diagnosa pasien dan penyebabnya, dengan layaknya dokter, selain wawancara mereka akan melakukan pemeriksaan fisik, seperti CT scan 

3. Persamaan
  •      Psikolog dan Psikiater sama-sama mendalami ilmu kejiwaan dan segala hal yang berhubungan dengan perkembangan manusia
  •      Memiliki konsentrasi praktik yang sama, berupa upaya penanganan, pencegahan, pendiagnosaan dan pemberian terapi



No comments:

Post a Comment